Kamis, 26 April 2012

Apa itu Guided dan Unguided ??
Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Kegunaan Media Transmisi
Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, sepertitelepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel.Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Media transmisi Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni :
a. Guided media (media terpandu)
b. Unguided media(media tidak terpandu).


Pengertian Media Transmisi Guided
Media transmisi guided adalah media yang mentransmisikan gelombang elektromagnetik (data) dengan menggunakan konduktor fisik seperti serat optic atau kabel  

Jenis-Jenis Media Guide Transmision :

Twisted Pair Cable

Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP), dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan.
  
Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu :
  1. Kabel STP dan UTP. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkancrosstalk dan sinyal noise.
  2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.


Coaxial Cable

Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cab le (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).
Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain.
Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan.

Fiber Optic 

Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. 
Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat,tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. 
Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini. 

Pengertian Media transmisi unguided
Media transmisi unguided  adalah media yang mentransmisikan gelombang elektromagnetik (data) tanpa menggunakan konduktor fisik. . Media unguided, transmisi dan penerimaan dapat dicapai dengan menggunakan antena.

Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu adalah merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. Macam-macam sistem gelombang tersebut adalah :

Gelombang Mikro
Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena yang kecil. Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang yang melintas di atasnya.

Satelit
   
Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelitgeostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi. Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya  trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial. Kekurangannya adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.
Gelombang radio 
Gelombang radio adalah media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data. Kelebihan transmisi gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. Frekuensi yang digunakan antara 3 KHz sampai 300 GHz. Gelombang radio digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi. Untuk komunikasi data digital digunakan packet radio.
Inframerah
Inframerah biasa digunakan untuk  komunikasi  jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya. Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.  Infra merah dapat dibedakan menjadi tiga daerah yakni:
• Near Infra Merah………………0.75 – 1.5 µm
• Mid Infra Merah..………………1.50 – 10 µm
• Far Infra Merah……………….10 – 100 µm

Apa itu Data Rate ?? 
Pernahkah anda menemui besaran seperti KB dan kbps pada saat anda melakukan download ?, apakah dua besaran tersebut saling berhubungan dan kemudian apa arti dan fungsi dari besaran tersebut bagi anda sebagai konsumen ?


Data rate adalah suatu ukuran yang menyatakan banyaknya data (dalam bit) yang dapat dikirim per satuan waktu.

Secara umum data rate mempunyai satuan bit per second (bps), namun dalam pengembangannya dapat diturunkan satuan-satuan lain misalnya karakter per second, word per second, word per minute dll. Hubungan antara data rate dan signaling rate dapat dilihat pada rumus dibawah ini :

                                                               C = R. 2log L 



Dimana :

C adalah Data rate

R adalah Signaling rate

L adalah jumlah keadaan logika yang   mungkin pada suatu alemen signal .


 besaran / satuan yang dijelaskan diatas erat kaitannya pada saat kita melakukan kegiatan transfer data pada komputer, dari dua besaran tersebut memiliki definisi yang berbeda adapun penjelasannya adalah sebagai berikut :

Perkenalan :

k = 1024
K = 1000
B = Bytes
b = bits

Filesize (Berapa besar file dalam komputer) biasanya disebut dengan nama “kilobytes”, “megabytes” dan “gigabytes”.

Dalam perhitungan ini (binary, tapi bukan transfer data) menggunakan “K” (huruf gede) adalah representasi dari 1024.

Contoh perbandingannya :

* 1 KB (one KiloByte) = 1024 Bytes
* 1 MB (one MegaByte) = 1024 KiloBytes
* 1 GB (one GigaByte) = 1024MegaBytes

Untuk data transfer biasanya diistilahkan dengan bits. dalam bits rate perbandingannya seperti berikut ini :

* 1 kbps = 1.000 bits per second
* 1 Mbps = 1.000.000 bits per second
* 1 Gbps = 1.000.000.000 bist per second

kbps (kilobits/sec) berarti seribu bit per second

Mbps (megabits/sec) berarti sejuta bit per second

Gbps (gigabits/sec) berarti semilyar bit per second

tbps (terabits/sec) berarti trillions bit per second

contoh :

* Gigabit Ethernet [1000Base-T] brarti bisa transfer data sampe 1000 mbps (1 gbps)
* 10Base-T dapat melakukan transfer data 10 mbps
* SATA II (SATA-300) untuk komunikasi Serial ATA sampai 3 gbps

bits and Bytes: 1 Byte = 8 bits; kbps* 0.1220703125 = KB/s

Karena ada 8 bits dalam Bytes, untuk memperoleh bits-rate (speed) dari bytes, kita harus mengalikan total Bytes dengan angka 8.

Untuk dapat nilai KB/s dari bit rates, kita harus membagi total bits dengan 8, kemudian bagi dengan 1024

Untuk convert KB/s ke kbps (bit rates dari nilai Bytes ) persamaannya adalah sebagai berikut :

KiloBytes * 1,024 = total Bytes
total Bytes * 8 = bits
bits / 1,000 = kilobits

Contoh nya :

30 KB/s * 1,024 = 30,720 Bytes per second

30,720 Bytes per second * 8 = 245,760 bits per second

245,760 bits per second (bps) / 1,000 = (approximately) 246 kbps (245.8 kb/s)
Berikut contoh perhitungan sistem kuota BW :

kita asumsikan kita berlangganan pada suatu ISP dengan Pola kuota.
Misal kita memperoleh kuota :1 GB / bulan dan kita asumsikan BW kita Full 384 kbps. kuota tersebut kita geber dengan mendownload maksimal, maka akan diperoleh perhitungan kurang lebih seperti ini :

1 GB * 8 = 8 GB = 8000.000 kb

8000.000 kb/384 kbps = 20.833 sec

20.833 sec/60 = 347.222 minutes

347.222 min/60 = 5,78 jam

Jadi dengan langganan kuota 1 GB, maka dalam 5,78 jam kuota kita akan habis, dan kelebihan pemakaian kuota kita akan dihitung per KB biasanya… jadi silahkan diperkirakan berapa kita akan membayar tagihan dengan kuota 1 GB.

1 komentar:

  1. terima kasih atas infonya (Y) , alhamdulillah sangat bermanfaat .

    BalasHapus